^ _ ^

terasa sekali bedanya sekolah berbayar dan yang gratisan. namanya aja gretong, kualitas jadi sekedarnya.

sayang sekali melihat hasan tidak bisa optimal dalam perkembangan pengetahuannya.

di jakarta ini kami harus menyekolahkan dia di sekolah negeri yang "seadanya"

semua serba seadanya...

perhatian bu guru pun juga sekedarnya.

alhasil nilainya juga sekedarnya.

herannya, nilai tertinggi yang diberikan adalah 75 bukan 100 seperti yg lainnya.

belum lagi ketelitian guru dalam mengoreksi, "sekedarnya"....

klo dia pengen salahin semua....ya dia salahin deh semuanya...tak peduli yang salah hanya 2 atau 3...

ku pikir apa karena beliau tidak berkenan sama saya dan anak saya ya...

kok jadi perlakuannya seperti ini.

belum lagi kalo diajak omong, bu guru ini gak mau liatin kita, dia menyibukkan diri dengan anak2...

terus terang saya ilfill

pengen banget nyekolahin hasan dan hanief di sdit lagi

pengen mendengarkan mereka menghafalkan al qur'an lagi

indah sekali kalo mendengar mulut mereka otomatis menghafal sinambi maen....

senang sekali melihat hasil belajar mereka yang "bagus"...

akhlak mereka pun menjadi terjaga....

ya Alloh
permudahkan kami untuk bisa mewujudkan keinginan kami
mengembalikan mereka ke lingkungan orang-orang soleh
mengisi hidup mereka dengan tuntunanMu
sehingga nantinya mereka selalu di jalanMu
menjadi insan bermanfaat dan berprestasi yang berakhlak baik
menjadi insan yang beruntung di dunia akhirat
menjadi insan yang hidup sehat, lama dan penuh berkah
aamiin yra




Comments

Popular posts from this blog

tagihan kartu kredit (lagi)

Pentas Seni SDN GEDONG 03 PAGI

Menata Niat Kerja Semata-mata untuk Ibadah