our loving jakarta

keputusan tinggal di jakarta bukanlah hal yg mudah. Butuh proses yang puanjaaaang dan laaaammmaa. menumpuknya deretan buruknya keadaan di jakarta membuat nyali kami mengerucut. Setelah datang keyakinan bahwa setiap kebaikan akan bertemu dengan kebaikan maka kami pun berangkat. Kami yakin Alloh ada dimana saja dan siap menemani, menolong, melindungi kami dimanapun kami berada.
Selama 7 bulan ini, terhitung sudah 2 kali kami bertemu dengan manusia 'serigala' hehe. first, ketika truck yang membawa perabot kami dari jogja datang. kala itu truck kebablasan dan mengharuskan putar balik. Sebagai pendatang baru kami belum mengenal baik daerah tersebut.truck akhirnya berhenti didaerah batu ampar tepatnya di parkiran ambulance dkk. di situ kebetulan ada truck juga. ketika sopir turun dari truck bermaksud bertanya kepada kami, ada suara yang sangat keras "Hooooiii, ngapain tu ....Pergiii jangan parkir disitu." kami sangatlah kaget dan ketakutan. Saya pun berusaha menjelaskan kepada beliau (lelaki sudah cukup mature). Tapi sungguh disayangkan dia tidak mau mendengarkan dan kembali teriak                            " Ceeeppppaaaatttt pergiiii!!!!!!"

sambutan selamat datang ke jakarta yang sangat buruk....
kami pun tersadar this is jakarta dude....

selanjutnya ketika kami dalam perjalanan ke kelapa gading dari tomang.saat itu hari imlek. 10 februari 2013.
kembali sebagai orang udik yang tdk paham situasi sekitar, kami pun ngobrol asyik di dalam mobil
ternyata di depan ada penyempitan jalan.
kami tetap istiqomah di jalur yang ada, yang kebetulan sudah di sisi tengah.
namun karena menyempit, mobil sebelah pun harus mepet ke mobil kami,
sampai segitu kami pun belum sadar...
tahu-tahu spion kami sudah nyaris bersenggolan, dan sang pengemudi masih terus menjalankan mobilnya.
kami tidak mengerti, apa maksudnya...
"wis ben pak, biarin dia jalan terus... spion dia lebih mahal dari pada spion kita" kataku yakin dia gak mungkin maju lagi...rugi dong
sesaat kemudian, jendela mobil sebelah dibuka, dan "Maksud anda apa siy? dari tadi mepet mobil saya...
saya udah kasih jalan situ masih mepet terus.."
kami se mobil (kami skeluarga + ista temen itan ) kaget...
jelas sekali kami tidak bermaksud apa2...karena saat itu kami sedang terlibat perbincangan yang menyenangkan.

suamiku sebenarnya sudah terpancing, tapi kami sadar bahwa kemarahan tidak akan membawa kebaikan sedikit pun saat itu. akhirnya kami pun jalan...
sambil heran...

 percakapan selanjutnya adalah tentang sang pengemudi yang kebetulan etnis china. kami pun mencoba mengerti dia...*gaya banget ya, sok suci and sok bener niy kita....hehe
mungkin dia semalam tidak tidur karena merayakan pergantian tahun mereka...paginya dia harus bermacet-macet untuk silaturahim ke saudara2nya... dan malam itu disaat dia kecapekan bertemu dengan kemacetan dan penyempitan....dan bertemu kami....

itulah jakartaaaaa....


kota yang sangat lelah

baik orangnya, tanahnya, jalannya, pemerintahnya,
huft....yang nyulis ikut capek niy...

di jakarta, sabar sudah pulang....sudah tidak ada di jakarta....
kita jemput yuk...
biar mengisi hati dan pikiran orang jakarta
biar mereka bisa saling peduli dan bisa berempati...
aamiin



condet

Comments

Popular posts from this blog

tagihan kartu kredit (lagi)

Pentas Seni SDN GEDONG 03 PAGI

Menata Niat Kerja Semata-mata untuk Ibadah