liqo jakarta

nah sekarang saatnya bercerita tentang pengajian ku yang ter update

setelah hampir 6 bulan di jkt, akhirnya aku bergabung di liqo (kader-iyah)
di jl dermaga rumah ibu desma)dengan murrobi ibu desma.

ketika pertama kali datang,
wah, yang terlihat pertama adalah mobilnya 2 biji yang kupikir memenuhi garasi
(liqo berikutnya baru tahu klo tuh garasi bisa muat 3 mobil) hehehe...
beda banget sama liqo di sleman, semua middle low...alias ga ada yang punya mobil...eh ada ding bu uti yang punya mobil carry.

selain itu yang bikin keder juga....mereka berhijab besar semua.
hanya satu yang terlihat rada modis alias masih ber rok dan ber atasan tdk besar...
aku masih susah dan merasa ribet kalo pakai rok....
takut kesrimpet trus jatuh.
alesan....

dan diawal pertemuan itu, alhamdulillah sang murrobi nya enak...

setelah tilawah, dan infaq...tibalah saat nya "kalimat murrobi"
waktu itu beliau memaparkan tentang ukhuwah islamiyah
bahasan yang sangat 'common'....
tapi entah mengapa beliau bisa mengemukakan dengan indah dan mengena..
hampir saja airmata ini menetes

maaf jangan tanya mengapa
aku tidak bisa mengulang moment ketika beliau menyentil perasaanku
ceile
hanya, beliau menekankan bahwa Alloh bersumpah bahwa seluruh mukmin itu bersaudara
dan syarat menjalankan ukhuwah diantaranya adalah: keimanan..
dengan keimanan, kita insya Alloh kita terbiasa berkhusnudzon pada orang. dan tidak mudah bersuudzon.

buku yang beliau sarankan adalah: di Dalam dekapan Ukhuwah

waktu sudah mendekati maghrib...
namun tidak ada tanda-tanda teman-teman akan beranjak

adzan magrib pun berkumandang...
masih dilanjut pula, sambil menyilahkan sebagian untuk berwudhu...
nah loo... kok gak pada pulang...
dan akhirnya kubertanya...
"maaf liqonya samai jam berapa ya?"
"ooo iya bu edna belon tahu, kita biasanya mulai jam 4 selesai jam 8 malam"
whaduh
agenda liqo memang banyak ...
nih klo mau tahu:

  1. Pembukaan Murrobi
  2. Iftitah Robbani (Tilawah,Setoran/Muroja'ah, Infaq)
  3. Kalimat Murrabi
  4. Tahfidz Hafidz
  5. Tallaqqi Maddah (risalah dakwah 1)
  6. Mutabaah + Diskusi
  7. Ikhtitam Rabbani
terasa sangat padat berisi.

Soalnya selama hampir 3 tahun terakhir aku masuk pengajian hura hura...hehe

dan akhirnya aku minta pamit dulu maghrib itu...
hanief dan hasan cuman berdua..
mas imam masih di pedalaman kalimantan sono...

sampai rumah anak-anak sudah kelaparan... 
dan beraksilah diriku menyiapkan dinner sambil mikir pesen murrobi
"kalian harus punya halaqoh sendiri minimal 6 orang anggotanya"
"atau mau masuk Sekolah Tinggi Murrobi Jakarta"
"untuk anak-anak yang tidak sekolah di sdit, ada liqo untuk anak-anak"..=>yang ni cucok

'asslamu'alaikum'
weh ada tamu niy....
mama rania datang, meminta maaf.....apa pula ini...
aku gak merasa terdzolimi kok ada yg minta maaf

akhirnya dari perbincangan ini dia mau mengadakan pengajian dirumah
bukan yasinan seperti yang dia pikirkan
tapi belajar mengenal islam lebih mendalam bukan sekedar rutinitas.

ku rasa itu dulu beritanya...
joyo eh hasan udah rewel minta gantian...
lanjut besok ya...
ciaooo...





Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

tagihan kartu kredit (lagi)

Pentas Seni SDN GEDONG 03 PAGI

Menata Niat Kerja Semata-mata untuk Ibadah