After a While
Ahad, 29 Maret 2020
11.34 PM
Dalam suasana Pandemic Covid 19..
Tak biasanya kami masih terjaga jam segini.
Ketika suasana normal, kami serumah (bertiga) jam segini tuh udah pada tepar.
Kami semua sudah lelah berkegiatan sampai sore bahkan maghrib.
Mas Hanief sekolah dari jam 6 sampai jam 6 sore.
Setelah sholat dan maem dia akan sibuk nyelesain tugas tugasnya dan bobok.
Adik Hasan juga sama..
Dia sekolah sampai jam 15.00
kalau senin ekstra sepakbola mpe mau maghrib.
Si embok juga syibuk dong..
setelah rumah beres biasanya ibunya beredar dari kajian ke kajian... cie
nggak ding.. minimal sekali sehari... yg lama dolannya ... hahaha
Nah sekarang ... situasi mencekam..
Ancaman virus mematikan ada dimana mana
Semua diminta Stay At Home and Social distancing.
sekarang malah jadi physical distancing.
Waktu dan tenaga kami banyak tersisa karena kami less activity so jam segini masih aja belum merem.
Dimana mana lockdown...
Peredaran manusia dari satu tempat ke tempat lain sungguh membahayakan.
Karena manusia sebagai carrier virus tersebut sering tak sadar. Tahu tahu orang disekitarnya atau dia sendiri kena penyakit Corona.
Sejak diketahui pertama kali di Wuhan China pada awal januari, wabah ini menyebar membabi buta.
Saat ini ada 677 660 (enam ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus enam puluh) manusia di bumi ini yang terkena virus ini.
Dan yang meninggal sudah 31,737 manusia.
Yang sembuh ada 146,303 manusia
Sisanya masih dirawat.
Sedih dan mengerikan.
Untuk Indonesia, sudah ada 1285 orang yang positif covid. Terhitung sejak awal Maret diumumkan.
Sudah 114 yang meninggal dan 64 yang sembuh.
Saya tulis disini... untuk jadi pengingat saya, kamu... ya kamu.. dan generasi penerus kita nanti.
Bahwa dunia pernah ada wabah yang sedemikian dahsyat.
Sehingga semua tidak boleh keluar rumah kecuali utk kepentingan mendesak.
Sekolah semua libur...Diganti sekolah online.. Ujian Nasional ditiadakan..
Jamaah di masjid dihilangkan... Bahkan untuk jumatan pun tak ada.
Kajian semua libur.
Kantor pindah ke rumah.. dg istilah Work from home
Semua demi mengurangi penyebaran virus ini.
Subhanalloh
Ikhtiar staying at home plus do'a tanpa henti semoga bisa menghentikan wabah ini.
Semoga kita semua sehat, panjang umur berkah dan manfaat.. aamiin
Stay safe everyone
11.34 PM
Dalam suasana Pandemic Covid 19..
Tak biasanya kami masih terjaga jam segini.
Ketika suasana normal, kami serumah (bertiga) jam segini tuh udah pada tepar.
Kami semua sudah lelah berkegiatan sampai sore bahkan maghrib.
Mas Hanief sekolah dari jam 6 sampai jam 6 sore.
Setelah sholat dan maem dia akan sibuk nyelesain tugas tugasnya dan bobok.
Adik Hasan juga sama..
Dia sekolah sampai jam 15.00
kalau senin ekstra sepakbola mpe mau maghrib.
Si embok juga syibuk dong..
setelah rumah beres biasanya ibunya beredar dari kajian ke kajian... cie
nggak ding.. minimal sekali sehari... yg lama dolannya ... hahaha
Nah sekarang ... situasi mencekam..
Ancaman virus mematikan ada dimana mana
Semua diminta Stay At Home and Social distancing.
sekarang malah jadi physical distancing.
Waktu dan tenaga kami banyak tersisa karena kami less activity so jam segini masih aja belum merem.
Dimana mana lockdown...
Peredaran manusia dari satu tempat ke tempat lain sungguh membahayakan.
Karena manusia sebagai carrier virus tersebut sering tak sadar. Tahu tahu orang disekitarnya atau dia sendiri kena penyakit Corona.
Sejak diketahui pertama kali di Wuhan China pada awal januari, wabah ini menyebar membabi buta.
Saat ini ada 677 660 (enam ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus enam puluh) manusia di bumi ini yang terkena virus ini.
Dan yang meninggal sudah 31,737 manusia.
Yang sembuh ada 146,303 manusia
Sisanya masih dirawat.
Sedih dan mengerikan.
Untuk Indonesia, sudah ada 1285 orang yang positif covid. Terhitung sejak awal Maret diumumkan.
Sudah 114 yang meninggal dan 64 yang sembuh.
Saya tulis disini... untuk jadi pengingat saya, kamu... ya kamu.. dan generasi penerus kita nanti.
Bahwa dunia pernah ada wabah yang sedemikian dahsyat.
Sehingga semua tidak boleh keluar rumah kecuali utk kepentingan mendesak.
Sekolah semua libur...Diganti sekolah online.. Ujian Nasional ditiadakan..
Jamaah di masjid dihilangkan... Bahkan untuk jumatan pun tak ada.
Kajian semua libur.
Kantor pindah ke rumah.. dg istilah Work from home
Semua demi mengurangi penyebaran virus ini.
Subhanalloh
Ikhtiar staying at home plus do'a tanpa henti semoga bisa menghentikan wabah ini.
Semoga kita semua sehat, panjang umur berkah dan manfaat.. aamiin
Stay safe everyone
Comments
Post a Comment